Anggota DPR Terancam dipenjara

Mantan Gubernur Riau yang sekarang menjadi anggota DPR RI Saleh Djasit mulai diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta. Saleh Djasit didakwa secara berlapis karena melakukan dugaan korupsi pada pengadaan 20 mobil pemadam yang merugikan keuangan daerah propinsi Riau sebesar Rp 4,719 miliar. Atas dakwaan ini, Saleh terancam dipenjara seumur hidup.

Dugaan korupsi yang dilakukan Saleh Djasit yang dilakukan secara bersama-sama dengan Direktur PT Istana Sarana Raya (ISR) Hengky Samuel Daud yang kini menjadi buron KPK terjadi pada Desember 2002-Oktober 2003.

Saleh yang juga anggota Komisi VII DPR RI ini didakwa melanggar Keputusan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa Instansi pemerintah. Yakni karena menunjuk langsung PT Istana Sarana Raya untuk mengadakan 20 unit mobil pemadam kebakaran tipe V.80 ASM dengan menggunakan dana APBD 2003 Propinsi Riau.

Akibat perbuatan Saleh Djasit, negara dirugikan Rp 4.719.020.005. Dana tersebut untuk memperkaya antara lain Kepala Biro Perlengkapan Azwar Wahab sebesar Rp 20 juta, Sudirman Ade sebesar Rp 45 juta, Chaidir MM Sebesar Rp 25 juta dan Hengky Samuel Daud sebesar Rp 4,63 miliar.

Jaksa Penuntut Umum yang dipimpin KMS Ronni menjerat Saleh dengan dakwaan primer yakni pasal Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 uu 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi jo 55 ayat 1 ke1 KUHP. Sedangkan dakwaan subsidair yakni pasal 3 jo pasal 18 uu 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi jo 55 ayat 1 ke1 KUHP.
 
Saat ditanya ketua majelis hakim Moefri, Saleh Djasit mengaku sudah mengerti dengan dakwaan jaksa. Atas dakwaan tersebut, Saleh tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan. Seusai persidangan Saleh mengatakan, dirinya tidak mengajukan eksepsi dengan alasan praktis saja. “Biar lebih praktis saja,” ujar Djasit yang mengenakan jas warna abu-abu.
 
Penegasan senada disampaikan kuasa hukum Djasit yakni Victor W Nadapdap. “Kita tidak mengajukan eksepsi bukan karena menerima dakwaan. Ini untuk mempercepat persidangan saja. Kami akan buktikan klien kami tidak bersalah di pemeriksaan saksi dan pembuktian dokumen,” ujar Victor.

sumber: Kompas.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Sejak tanggal 3 Mei 2008 tercatat

    • 367,152 pengunjung
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 120 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: