Kecanduan Seks, Bahayakah,,!?

Ya, Kecanduan, bukan hanya terhadap alkohol maupun narkoba, tapi juga terdapat kecanduan seks. Kenapa bisa kecanduan? Hal ini karena saat berkegiatan seks, tubuh melepaskan senyawa kimia yang membuat tubuh kita menjadi nyaman. Sejumlah orang menjadi kecanduan untuk mengeluarkan senyawa kimia ini dan menjadi terobsesi untuk mendapatkan lagi dan lagi dan lagi, rasa nyaman yang ditimbulkan.

Sebagaimana kecanduan lainnya, tubuh semakin terbiasa dengan sensasi yang ditimbulkan terlepasnya senyawa kimia tersebut. Tubuh pecandu seks akan butuh jumlah yang semakin banyak, semakin banyak, dan semakin banyak, yang artinya merasa butuh ngeseks terus, tak pernah ada puasnya.

Berikut beberapa ciri-ciri orang yang kecanduan seks menurut Patrick Carnes, PhD, Direktur Klinis Sexual Dependency Unit and Sexual Therapy Program di Del Amo Hospital, California, Amerika Serikat:

  • Merasakan bahwa perilaku Anda tidak terkendali.
  • Sadar bisa muncul akibat yang parah bila Anda terus berlanjut dengan perilaku itu.
  • Merasa tak sanggup menghentikan perilaku Anda meski sadar akan akibatnya.
  • Tetap memburu kegiatan yang destruktif dan/atau berisiko tinggi itu.
  • Terus berharap akan menghentikan atau mengendalikan apa yang Anda lakukan dan bertindak aktif untuk membatasi kegiatan berbahaya yang Anda lakukan.
  • Menggunakan fantasi-fantasi seksual sebagai cara untuk mengatasi perasaan atau situasi sulit.
  • Butuh ngeseks terus-menerus agar selalu merasa nikmat.
  • Menderita akibat perasaan yang terus bergejolak di seputar kegiatan seks.
  • Menghabiskan banyak waktu guna merencanakan, melakukan, atau menyesali dan melakukan lagi kegiatan seksual.
  • Mengabaikan kegiatan sosial, kegiatan kantoran, dan kegiatan rekreasional yang penting demi seks.

Bahaya Kecanduan Seks

Kecanduan seks (sexual addiction) sering dianggap bukan merupakan masalah bagi banyak orang. Padahal, bagi penderita dan pasangan hidupnya, gangguan itu bisa sangat merusak. Tidak hanya merusak kehidupan pribadi penderitanya, tetapi juga lingkungan sosial, keluarga, dan terutama sekali pasangan hidup penderita sendiri.

Menurut para ahli, kecanduan seksual adalah kegiatan seks yang sesuai ukuran kelaziman tergolong di luar kendali. Pengidap kecanduan seks selalu merasa terdorong untuk mendapatkan dan membenamkan diri dalam kegiatan seksual, meskipun mereka menyadari semua risiko yang mungkin dihadapi dari kebiasaan mereka tersebut.

Untuk lebih mengenali para pecandu seks atau mungkin merasa anda adalah salah satunya, berikut ciri-ciri luar pecandu seks:

  • Menghabiskan banyak waktu untuk menikmati produk-produk pornografi
  • Masturbasi yang tak terkendali
  • Ekshibisionisme
  • Voyeurisme
  • Fetishes
  • Tidak takut melakukan seks berisiko tinggi
  • Senang dengan Pelacuran
  • Telepon seks dan ngeseks lewat internet maupun sms
  • Suka selingkuh
  • Berhubungan seks dengan pasangan yang baru saja dikenalnya

Akibat kecanduan seks

Menurut Dr Carne, survei mengungkapkan akibat dari perilaku kecanduan seks, antara lain:

  • 70 persen mengalami gangguan yang parah dengan pasangan hidupnya
  • 40 persen kehilangan pasangan hidup
  • 27 persen kehilangan peluang dalam karier
  • 40 persen mengalami kehamilan yang tak diinginkan
  • 72 persen terobsesi ingin bunuh diri
  • 17 persen mencoba bunuh diri
  • 68 persen terkena penyakit menular seksual

Untuk itu, kenalilah diri anda, apakah anda seorang pecandu seks, kalo ya, mari kita sama-sama mengungkapkannya. Salah satu yang dapat membantu adalah Dr Carne di websitenya.

Iklan
Comments
2 Responses to “Kecanduan Seks, Bahayakah,,!?”
  1. angga berkata:

    aduh,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Sejak tanggal 3 Mei 2008 tercatat

    • 372,290 pengunjung
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 120 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: